Masuk Pascasarjana, Berapa Skor yang Anda Butuhkan?

TPA (Tes Potensi Akademik) dimaksudkan untuk mengukur potensi yang dianggap mendasari kemungkinan keberhasilan seseorang jika yang bersangkutan belajar atau studi lanjut jalur mandiri maupun jalur beasiswa (Bidik Misi, BPPS, Beasiswa Unggulan, dsb) baik pada jenjang sarjana atau pascasarjana, memangku jabatan struktural atau birokrat tertentu, akan memasuki dunia kerja atau untuk persyaratan sertifikasi pendidik/dosen.

Materi soal TPA terdiri dari 3 subtest yang masing-masing subtest memiliki skor antara 20–80, sehingga nilai/skor total didapat dari penjumlahan skor ketiga subtest tersebut dibagi 3 dan dikalikan 10 (rincian ini dapat dilihat di kertas skor TPA OTO-Bappenas)

Berapa nilai yang Anda butuhkan? Untuk menempuh studi pascasarjana biasanya nilai TPA harus digabungkan dengan nilai TOEFL. Nilai TPA berkisar dari 200 hingga 800. Skor yang Anda butuhkan sangat tergantung dari tujuan mengikuti tes tersebut. Misal untuk mendaftar pascasarjana S2, maka kisaran tes yang diraih sebaiknya minimal antara 500 hingga 550. Untuk  S3 biasanya minimal 550 hingga 600. Untuk keperluan kerja di perusahaan Internasional, skor minimal yang harus Anda raih adalah 600.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s